Burung perkici
Burung perkici buru ditemukan pertama
kali oleh Lambertus Johannes Toxopeus, seorang Belanda pada tahun 1921.
Dan sejak saat itu burung ini tidak pernah terlihat lagi secara pasti.
Burung perkici buru oleh masyarakat setempat sering disebut sebagai utu papua. Sedangkan nama binatang ini dalam bahasa Inggris adalah Blue-fronted Lorikeet. Dalam nama latin (nama ilmiah) perkici buru disebut sebagai Charmosyna toxopei (Siebers, 1930).
Diskripsi Perkici Buru.
Buru perkici buru berukuran kecil dengan panjang hanya sekitar 16 cm
saja. Bulu tubuhnya hampir seluruhnya berwarna hijau kecuali bagian
kecuali bagian mahkota depan yang berwarna biru dan bagian bawah pangkal
ekor yang berwarna merah.
Diduga burung perkici nan langka dan
endemik pulau Buru ini hidup secara berpasangan atau dalam kelompok
kecil hingga 10 individu. Burung parrot ini mengeluarkan suara kicauan menyerupai bunyi ‘ti ti ti ti ti’ yang melengking.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar