Burung Elang bondol
Elang bondol bukan hanya dijumpai di wilayah DKI Jakarta, khususnya
Kepulauan Seribu. Meski dijadikan maskot Betawi, spesies ini juga bisa
ditemukan di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan elang bondol juga
terdapat di China Selatan, India, Asia Tenggara, dan Australia.
Elang Bondol berukuran sedang (45 cm), berwarna putih, dan cokelat
pirang. Ketika remaja, seluruh tubuh berwarna kecokelatan dengan coretan
pada dada. Warna cokelat mulai berubah menjadi putih keabuan pada tahun
kedua, dan mencapai bulu dewasa sepenuhnya pada tahun ketiga.
Ketika menjadi burung dewasa, bagian kepala, leher, dan dada berwarna
putih. Sedangkan sayap, punggung, ekor, dan perut berwarna cokelat
terang, sangat kontras dengan bulu primernya yang berwarna hitam.

Populasi elang bondol di sejumlah daerah terancam punah
—
Selain di Kepulauan Seribu, kawasan yang juga dijadikan konservasi
elang bondol adalah Taman Wisata Alam Danau Matano, Danau Towuti dan
Danau Mahalona, semuanya di Sulawesi Selatan. Di habitat ini, populasi
elang bondol terhitung masih banyak. Namun, menurut catatan Balai
Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Selatan, jarang
sekali ditemukan sarang elang bondol di tepi danau.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar